728x90 AdSpace

  • Latest News

    Asean Blogger Community Chapter Indonesia, Bukti Awal Perwujudan Masyarakat ASEAN

    Pemerintah Indonesia Bersama Asean Blogger Community Pic: riacitinjaks


    Konferensi Tingkat Tinggi Asean (KTT ASEAN ) di diadakan di Brunei Darussalam  April 2013.  KTT kali lebih berorientasi kepada penyatuan Komunitas Asean Tahun 2015 nanti dan mengangkat tema "Our People, Our Future Together". 

     Untuk mempersiapkan diri dalam kesatuan komuntias Asean perlu adanya kerjasama dan kesepahaman bahwa masyarakat Asean adalah sebuah satu kesatuan dalam identitas.Ke-tiga landasan Komunitas Asean yang disebut pilar Asean harus segera diwujudkan bersama-sama sebelum tahun 2015 ini. Setiap negara harus sudah siap menghadapi era ini, mengingat kawasan dan komunitas ini merupakan komunitas penggerak ekonomi dunia. Selain wilayah geografisnya yang memiliki letak strategis, juga memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa.

    Di KTT ini, Indonesia melalui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga mengangkat Isu seputar Laut Cina Selatan yang masih dalam sengketa. Negara Asean masih saling berebut untuk meng-klaim sejumlah pulau yang terletak di laut cina selatan yang ternyata memiliki kekayaan alam yang tinggi dan sumber energi dunia yang melimpah. Negara yang memperebutkan pulau tersebut notabene ternyata adalah sesama negara Asean sendiri seperti Vietnam, Filipina, Malaysia termasuk Brunei Darussalam sebagai negara berlangsungnya konferensi ini.

    40% Negara ASEAN atau 4 dari 10 Negara Asean bisa dikatakan berseteru untuk mengklaim pulau-pulau tersebut sebagai bagian dari wilayahnya, padahal tahun  2015 (tidak sampai 2 tahun lagi ) Negara-negara ini melalui satu kesatuan ASEAN akan mendeklarasikan kepada dunia bahwa mereka adalah satu di dalam ASEAN, satu Visi, satu Identitas dan merupakan satu Kesatuan dalam Komuntias yang disebut Asean.

    Bagaimana Organisasi Global (Internasional) melihat rencana besar ASEAN yang sudah mulai disosialisaikan kepada seluruh masyarakat Asean ini sedangkan "kakak adik masih saling berebut nasi?" Sebelum 2015 sebaiknya permasalahan ini sudah tidak muncul lagi namun sudah diselesaiakan. Bagaiman bangga memasuki era Komuntias ASEAN 2015? sementara saat ini 4 negara Asean masih saling bersengketa memperebutkan sejumlah pulau di laut cina selatan.

    Indonesia sendiri sebagai Ketua Asean yang sangat agresif dalam pembentukan kesatuan Asean ini bahkan menggandeng media,  masyarakat melalui pelajar, mahasiswa, bahkan para blogger , begitu aktif mensosialisasikannya kepada masyarakat untuk kesiapan menghadapi Era Besar yang akan menjadi bagian dalam sejarah organisasi dunia. Sejarah bersatunya  10 negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) dan yang akan di susul oleh Negara Timor Leste ini dan membentuk kawasan Perdagangan Bebas Berbasis Pasar Tunggal.

    Asean harusnya sudah semakin matang dalam kesiapan, kekompakan membentuk kesatuan untuk tumbuh bersaing dengan komunitas global lainnya seperti Uni Eropa. Asean harusnya memikirkan rencana besar untuk menjadi pemimpin ekonomi global, Asean menjadi Negara kesatuan yang tetap berdiri ketika negara lain mengalami krisis. 

    Namun Pilar Utama yang mendukung kepada keamanan politik nasional agaknya ASEAN masih harus bekerja mati-matian untuk menyelaraskannya sebelum terbentuk kesatuan Asean 2015 ini, kalau masih terlihat terpecah atau saling berebut sebelum menuju 2015, negara ini tidak akan kokoh berdiri sebagai suatu kesatuan, ibarat akan ada duri dalam daging, yang akan sangat sensitif sekali terhadap isu keamanan, sementara persaingan dengan Uni-Eropa harus terus berlanjut.

    Asean sebaiknya jangan berlarut pada sengketa politik. Satu sisi Pilar Utama memang harus diperhatikan, tetapi jangan hanya berkutat dan fokus kepada Keamanan Politik dimanan ratusan juta mata akan menonton. Pemerintah dan swasta juga harus bekerjasama sehingga Masyarakat Asean  fokus pada perwujudan Pilar lainnya seperti Kesatuan Ekonomi, dan Sosial Budaya.


    Perlu pendekatan People to People (P2P) terus dilakukan sehingga masyarakat tidak terkontaminasi dan terprovokasi terhadap isu politik yang sedang terjadi dan akan mungkin terjadi setelah tahun 2015.
    Masyarakat harus difokuskan kepada pendidikan dan sharing informasi bagaimana mengasah skill dan memanfaatkan peluang dalam kesatuan Asean ini. Sehingga masyarakat ekonomi Asean sama-sama mengalami peningkatan dan target GDP masing-masing negara bisa tercapai. 

    Selain itu, masyarakat Asean juga perlu untuk disatukan dalam pertukaran berbagai informasi antara People to People, saling belajar kekayaan alam dan budaya masing-masing, melihat pada kemiripan karakter dan adat istiadat masing-masing negara, ini akan menciptakan suatu kesatuan.

    Langkah besar yang dilakukan pemerintah Indonesia seperti menggandeng masyarakatnya untuk siap menghadapi kesatuan Asean, siap menghadapi perbauran masyarakat berbeda kewarganegaraan dan menghilangkan rasa "Asing" dengan munculnya kesamaan dalam status dan identitas ASEAN adalah dengan duduk bersama Asean Blogger Community sebagai gambaran dan perwakilan masyarakat luas Indonesia lintas generasi dan profesi.

    Sejak bergabung di  Asean Blogger Community , saya bisa melihat visi dan misi komunitas ini secara jelas, bahkan program yang terus aktif diperjuangkan adalah bagaimana masyarakat Indonesia (Se-Nusantara) siap menghadapi Kesatuan Asean 2015 nanti, dan mampu menjadi pemimpin pasar. Awalnya saya sendiri selalu menganggap negara Asean ini adalah negara yang hanya ingin memanfaatkan keuntungan semata terhadap kekayaan Alam dan Sumber daya yang dimiliki negara ribuan pulau ini.

    Namun ternyata, saya bisa melihat bahwa, kita harus bersaing justru ke level yang lebih tinggi. Maju bersaing bersama-sama sebagai satu kesatuan Asean di kancah Global. Justru Asean adalah pasar berikutnya yang harus dimanfaatkan oleh Indonesia. Tidak terprovokasi terhdap isu politik yang memiliki sensitifitas tinggi yang mengganggu keutuhan Pilar-Pilar lainnya.

    3 Pilar Asean ini harus segera diperkuat integrasinya sebelum 01 Januari 2015. Termasuk salah satunya adalah terciptanya kesatuan yang solid dari 9 negara Asean untuk mendukung Myanmar dengan mendesak Amerika serikat yang memberlakukan sanksi ekonomi terhadap myanmar. Ini adalah contoh sebuah kerjasama sebagai satu Identias dan satu kesatuan, apabila hal ini terwujud, Asean akan semakin dipandang dalam organisasi Internasional.

    Negara-negara Asean juga bisa terus sepakat untuk menentang rencana peluncuran roket oleh Korea Utara. Ini adalah bukti bahwa Asean berdampak tak hanya bagi Asia Tenggara tapi bagi kawasan dunia itnernasional lainnya.

    Mewujudkan penyatuan rakyat untuk menciptakan masa depan bersama itu akan sangat mudah apabila dilakukan dari dengan konsep People to People (P2P), karena tanpa P2P , maka G2G (Govermant to Govermant) atau B2B (Brand to Brand) akan sia-sia.

    Pemerintah antar negara ASEAN saling bekerjasama menyelesaikan segala pertikaian dalam perundingan damai di kalangan internal ASEAN sendiri. Tak hanya itu, segal isu hangat yang terjadi, pemerintah dengan segera memperhatikan masyarakat dengan memberikan sharing informasi yang edukatif sehingga masyarakat tidak terkontaminasi tetapi terus berkarya.

    Kanan-kiri ( Presiden ASEAN Blogger Communiy, saya, Vice President ABC)
    Asean Blogger merupakan sebuah komunitas Blogger yang dibentuk pertama kali oleh negara Indonesia dengan Imam Brotoseno sebagai Presiden Asean Blogger dan Amril taufik Gobel sebagai Vice president Chapter Indonesia untuk mendukung kemajuan ASEAN. Ternyata komuntias ini memberi dampak se-nusantara dan Asean. Bahkan Brunei Darussalam sendiri akan membentuk Asean Blogger Community Chapter Brunei Darussalam. Ini bukti impact yang diberikan oleh Asean Blogger Communty

    10 Mei 2013 yang lalu bertempat di Surakarta (SOLO), sekitar 250 delegasi Asean Blogger dari penjuru nusantara, Jawa, Sumatera, kalimantan dan pualu-pula lainnya bergabung berinteraksi dan saling bertukar informasi tak hanya sesama Blogger Indonesia tetapi juga bersama Blogger dari  10 Negara Asean lainnya.

    Terjalin sebuah keakraban dintara negara-negara Asean di Asean Blogger Festvital Solo ini. Masyarakat Asean bisa melihat kekayaan budaya Indonesia yang diwakilkan oleh kekayaan alam dan Budaya Solo, bahkan ada warga Asean yang masih ingin berjalan-jalan ke wilayah lain di Indonesia setelah acara ini selesai. Mereka tidak langsung pulang ke negaranya, tetapi mereka memilih menikmati berjalan kembali kedaerah terdekat seperti Jogjakarta yang sudah dikenal di mata dunia melalui Candi Borobudurnya.

    Jujur, awalnya saya tidak mengetahui yang mana blogger asal dari Singapura, Filipina, Kamboja, Vietnam, Myanmar, Malaysia. karena karakter fisik meliputi postur badan, wajah, warna kulit hampir sama dan tidak bisa dibedakan. Bahkan seorang blogger Indonesia (saya lupa namanya) sempat berkenalan dengan saya dengan berbahasa Inggris, karena dia berpikir saya berasal dari luar negeri. Ini merupakan bukti nyata bahwa kita (baca: ASEAN) memiliki kemiripan bahkan kesamaan yang susah dibedakan. Bahkan, bahasa pun hampir sama, walau dalam berbagai dialek dan perbedaan yang dimengerti.

    Di Asean Blogger Festival Solo ini, mereka juga berbagi dalam presentasi, pembicaraan dalam sharing tentang kekayaan negara mereka.

    24 Agustus 2013 yang lalu, bertempat di Caraloka Kementerian Luar Negeri,  kembali pemerintah persiapkan masyarakat dengan bergandengan tangan bersama Asean Blogger Community perkuat integrasi kesatuan Asean Community 2015. Tak hanya Direktorat kerjasama Asean dan Dubes saja yang hadir, tetapi juga menghadirkan, ketua perhimpuan pengusaha muda Indonesia dan banyak narasumber lain yang ikut bersama-sama wujudkan dan ajak masyarakat bersatu dalam Visi Asean.

    Intinya: Asean Blogger Community Chapter Indonesia ini merupakan contoh dan bukti nyata bahwa penyatuan masyarakat ASEAN itu sangat dimungkinkan terjadi dan tidak terlalu sulit, apabila ada "orang-orang yang mau" untuk mewujudkannya bersama-sama dan berjiwa Visioner terhadap kesatuan ASEAN.

    If You Love Indonesia ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Indonesia
    If You Love Laos ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Laos
    If You Love Malaysia ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Malaysia
    If You Love Myanmar ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Myanmar 
    If You Love Filipina ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Filipina
    If You Love Singapura ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love SingapuraIf You Love Thailand ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Thailand
    If You Love Vietnam ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Vietnam
    If You Love Brunei ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love  Brunei
    If You Love Kamboja ? You Will Love Asean and If You Love ASEAN? You Will Love Kamboja
    Asean Blogger Community  Satukan Masyarakat Indonesia, Malaysia, Singapore, Philipina, dan negara Asean lain)





    Related Post: 


    Negeri Serumpun dalam Letak Geografis Asia Tenggara sebagai Jalur Perdagangan Internasional

     Kesatuan Asean 2015, Peluang Jadikan Pelaku Usaha Indonesia Memiliki Usaha ber-Sertifikasi Internasional

     ASEAN In Our Hand With One Vision One Identity One Community





    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Asean Blogger Community Chapter Indonesia, Bukti Awal Perwujudan Masyarakat ASEAN Rating: 5 Reviewed By: myamazingadventure.com
    Scroll to Top