728x90 AdSpace

  • Latest News

    Myanmar Bebaskan Visa, Ciptakan Konektifitas Merata Sebagai Kesatuan Identitas ASEAN



    My paspor
     Visa merupakan ijin tertulis berupa dokumen yang dikeluarkan oleh sebuah negara kepada seseorang  untuk mendaptkan izin masuk ke suatu negara selama periode dan jangka waktu tertentu untuk melakukan suatu perjalanan.

    Visa sendiri harus dipergunakan dalam waktu terhitung sejak tanggal visa diterbitkan. Apabila sudah melampaui waktu tertentu maka visa tersebut sudah tidak bisa dipergunakan lagi kecuali dilakukan perpanjangan.

    Visa sendiri memiliki bermacam jenis seperti visa biasa (bagi turis) yang biasanya berlaku 14-30hari, visa pelajar, visa pekerja, dan visa khusus lainnya.

    Nah, sebelum mendapatkan visa, sebelumnya kita harus membuat paspor terlebih dahulu sebagai ijin masuk keluar antar negara.

    Pengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Indonesia tidak terlalu sulit, anda hanya perlu menyiapakan Dokumen asli dan fotocopi seperti;

    1. Akte Kelahiran Asli
    2. Kartu Keluarga
    3. Ijazah
    4. KTP

    Anda juga bisa melakukan registrasi melalui online, kemudian sesuai hari yang ditentukan anda cukup datang untuk mengikuti proses pengambilan foto dan wawancara. Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan paspor adalah Rp 255.000,00 (dua ratu lima puluh ribu rupiah). Agustus 2013 ini , saya baru saja mendapatkan paspor dengan  prosedur yang sederhana dan tidak begitu rumit jika dibandingkan dengan kebutuhan penggunaan paspor tersebut.

    Negara-Negara Asean memudahkan masyarakatnya untuk melakukan perjalanan antar negara dengan hanya menggunakan paspor. Adalah sangat penting untuk masyarakat Indonesia untuk memiliki Paspor mengingat semakin mendekatnya  Asean Community 2015 nanti yang akan membuka peluang besar bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan aktifitas ekonomi tak hanya di dalam negeri tetapi juga ke pasar yang lebih luas yaitu pasar Asean.

    Seiring dengan tujuan Kesatuan Asean 2015 nanti yaitu terciptanya kesejahteraan dan peningkatan ekonomi di masing-masing negara Asean, maka adalah sebuah keniscayaan terjadinya mobilitas tinggi dalam lalu lintas perdagangan internasional. Dengan bebas visa tentu diharapkan akan dapat meningkatkan kunjungan antar negara Asean. Jumlah turis akan semakin meningkat dengan adanya kemudahan tersebut dan tentu akan berdampak pada ekonomi negara-negara Asean yang dikunjungi.

    Namun ternyata dari 10 negara Asean, masih ada negara yang tidak mengijinkan warga Asean lainnya masuk ke negaranya dengan mengandalkan dokumen paspor. Negara ini masih tetap menerapkan peraturan penggunaan visa untuk memasuki negaranya, negara tersebut adalah Myanmar.

    Tapi tahun  2014 merupakan tantangan besar bagi  Negeri Seribu Pagoda ini untuk memberlakukan bebas visa bagi negara Asean, mengapa? Tahun 2014 adalah menjadi tahun dimana negara Myanmar akan menjadi ketua Asean.  Bagaimana negara ketua Asean tidak menerapkan bebas visa diantara sesama negara Asean sementara negara anggotanya sudah terlebih dahulu menerapkan bebas visa antar negara.

    Sebelum menuju Komunitas Asean 2015 yang sudah di ujung pintu, tentunya berbagai upaya dilakukan oleh negara-negara Asean untuk menciptakan konektifitas secara luas dan menyeluruh. Namun apabila bebas visa belum diterapkan oleh negara Myanmar, tentu tidak akan tercipta konektifitas secara luas dan menyeluruh, sedangkan untuk mencapai kesatuan itu perlunya integrasi yang terjalin sebagai sebuah komunitas kuat.

    Namun bisa dimaklumi kondisi politik di negara Myanmer yang sudah cukup lama "mengekang" dalam "kemerdekaan" masih mengalami konflik dan pertikaian. Namun kita adalah Asean, Myanmar tak perlu lagi berkutat dalam konflik dalam negeri, dimana negara-negara Asean lainnya sudah membuka diri dan siap untuk perubahan besar dalam kesatuan komunitas Asean untuk maju bersama sebagai Motor Penggerak Kemajuan Ekonomi Dunia.

     Jika Myanmar menjadi ketua Asean 2014, agaknya tak pantas lagi untuk mengisolasi diri, tetapi harus keluar dari kungkungan sistem yang tak membuat semakin maju. Tujuan kesatuan Asean 2015 juga adalah mensejahterakan dan meningkatkan ekonomi masing-masing negaranya, karena itulah pentingnya sebuah konektifitas dengan membuka diri terhadap sebuah perubahan positif.

    Namun jika dilihat dari kepentingan penerapan VISA bagi suatu negara khususnya Myanmar adalah terlebih pada alasan keamanan. Ketegangan didalam negeri membuat Myanmar harus waspada terhadap warga luar yang akan tinggal di negaranya. Negara yang akan kita tuju juga perlu membuat perlindungan terhadap negaranya dengan memberikan ijin yang ketat bagi warga asing untuk memasuki negaranya, sehingga faktor resiko "gangguan" terhadap keamanan dan sosial masyarakat juga bisa diatasi.

    Namun kembali lagi negara Myanmar akan menjadi ketua Asean 2014, agaknya akan sangat membingungkan sebagai suatu kesatuan Asean namun negara ketua nya memiliki perbedaan tersendiri terkait dengan penerapan "bebas visa" yang belum dilakukan.

    Dengan pemberlakukan bebas visa, tentu akan sangat memudahkan warga asing yang bertujuan "positif " masuk ke negara Myanmar dan berkontribusi terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pembangunan budaya di kawasan Asia Tenggara.

    Namun jika ingin melakukan perjalanan ke wisata sekarang, sebaiknya urus visa sebagai tiket masuk ke negara pagoda tersebut dengan datang ke kantor kedutaan Myanmar membawa dokumen lengkap seperti:

    1. Paspor terbaru (masih berlaku lebih dari 6 bulan dari tanggal kedatangan)
    2. Pas foto berwarna terbaru ukura 4X6 = 3 lembar dengan latar belakang putih
    3. Surat keterangan kerja


    Keberhasilan mendapatkan visa, sepenuhnya merupakan kewenangan dari pihak kedutaaan. Sementara untuk visa bisnis tentunya harus berdasarkan undangan (kop surat) dari perusahaan di Myanmar.

    Tapi walaupun begitu, mari kita dorong Myanmar untuk menerapkan Visa Bebas sebagai satu kesatuan Asean..

    So, Myanmar..!! terbukalah, jangan menutup diri terlalu rapat, Asean Ingin Membangunmu..!! Kamu bebas Visa melihat Bali-ku..biarkan kami melihat Pagoda-mu tanpa Visa..!!
    Lets Joint be One sebagai satu kesatuan Asean One Vision, One Identity, One Community, Bebaskan Visa..!! :D






    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Myanmar Bebaskan Visa, Ciptakan Konektifitas Merata Sebagai Kesatuan Identitas ASEAN Rating: 5 Reviewed By: myamazingadventure.com
    Scroll to Top