728x90 AdSpace

  • Latest News

    Museum Manusia Purba Sangiran Situs Tua Warisan Dunia

    Arriving at Sangiran Site Ancient Man (The Home Land Of Java)
    Perjalanan Menuju Sangiran
     
    Museum Purbakala Sangiran merupakan situs arkeolog manusia purba yang terletak di Jawa Tengah. Di Museum ini kita bisa melihat sejarah perjalanan manusia purba, cara hidupnya beserta dengan binatang yang dekat dengan kehidupan masa lampau.

    Sebagai situs arkeolog terlengkap di Asia, museum ini dibangun cukup megah dengan gaya arsitektur yang bagus. Ini merupakan tempat yang tepat sekali untuk dijadikan objek penelitian ilmiah,objek wisata yang menjadi aset Bangsa Indonesia. Tempat yang memiliki nilai tinggi bagi dunia “science” ini ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai Cagar Budaya pada tahun 1977. Dan pada tahun 1996 akhirnya UNESCO sebagai World Heritage menetapkan Sangiran menjadi warisan dunia.

    Sangiran berperan penting bagi world science seperti arkeologi, geologi, paleoanthropologi, biologi. Sangiran telah mengungkap misteri kehidupan manusia jaman purbakala.



    Sebelum Peserta mulai menyusuri Museum, kami dibekali terlebih dahulu dengan pengetahuan melalui Audio Visual untuk melihat gambaran kehidupan masa prasejarah di Sangiran.

    Asean Blogger Menyaksikan Video Manusia Purba
    AdAsean Blogger Menyaksikan Video Manusia Purbad caption

    Dengan menyaksikan film ilustrasi kehidupan manusia ini, peserta akan lebih mengerti alur perjalanan di museum .

    Menuju Inside (Dalam) Museum Sangiran

    Perjalanan menuju dalam museum sangiran sudah kami awali dengan melihat fosil di tepi jalan berpagar. yaitu Fosil Lahar.

     Fosil Lahar Gunung Lawu Purba Berusia 1.8 Juta Ta


    Ketika masuk ke kawasan Sangiran, ternyata sedang menginjakkan kaki di atas tanah yang berusia 1.8juta tahun, dan tanah itu bukan tanah biasa karena merupakan lapisan lahar sebagai lapisan vulkanik paling tua di sangiran, hasil aktifitas erupsi Gunung lawu Purba.

    Fosil Cro - Magnon
    Fosil Cro - Magnonion
    Manusia Cro-Magnon adalah seniman ulung pertama, meninggalkan warisan karya dalam bentuk lukisan
    gua, pahatan dan patung ukir.

    Fosil Homo Erectrus
    Fosil Homo Erectrus
    Homo Erectrus adalah manusia penjelajah pertama di dunia. Homo Erectus mampu menyebar ke berbagai belahan dunia dan beradaptasi dengan baik dengan iklim plestosen. Postur nya cukup tinggi dan tegap, geraham masih besar, rahang kuat. Homo Erectus merupakan nenek moyang langsung dari Homo Sapiens 


    Fosil Gajah (Gading, Gigi, Tengkorak)
    Fosil Gajah (Gading, Gigi, Tengkorak)
                                               Fosil Gajah (Gading, Gigi, Tengkorak)


    Cranium Elephas Namadicus (Tengkorak Gajah Purba)

    Hewan Herbivora Bertanduk yang Pernah Hidup di Sangiran
    Hewan Herbivora Bertanduk yang Pernah Hidup di Sangiran

    Crocodilus (Fosil Buaya)


    Homo Erectus Arkaik
    Homo Erectrus Arkaik
    Homo Erectus Arkaik merupakan tipe yang paling tua yang ditemuakan pada lempengan hitam Formasi Pucangan dan grenzbank di Sangirana, serta pasir vulkanik di utara Perning (Mojokerto). Tipe ini menunjukkan tipe yang paling arkaik dan kekar dengan volume otak sekitar 870cc


    Homo Erectus Tipik
    Homo Erectus Tipik
    Homo Erectus Tipik merupakan tipe yang lebih maju dibandingkan dengan tipe arkaik, merupakan bagian terbanyak dari Homo Erectus di Indonesia, sebagian besar ditemukan di Sangiran, dan lainnya ditemukan di Trinil (Ngawi), Kedungburubus (Madiun), PatiAyam (Kudus), dan sejak tahun 2011 ditemukan di Semedo (Tegal). Kontruksi tengkoraknya lebih ramping, meskipun dahi masih landai dan agak tonggos, kapasitas otak sekitar 1.000cc

    Homo Erectus memiliki kecerdasan dalam memilih bahan untuk pembuatan alat batu. Mereka menggunakan beberapa jenis batu dengan kadar silika dengan tingkat kekerasan tinggi sehingga apabila dipangkas akan menghasilkan bagian yang tipis yang tajam

    Bahan Dasar Alat Batu Homo Erectus
    Bahan Dasar Alat Batu Homo Erectus

    G.H.R Von Koeningswald
    G.H.R Von Koeningswald

    Gustav Heinrich Ralph Von Koeningswald peneliti berkebangsaan Jerman yang telah memberi kontribusi besar terhadap paleontologi. Penelitian dan penemuannya akan fosil manusia purba di Jawa termasuk Sangiran menjadikannya sebagai Fifur Paleoantropologi yang terpenting abad 20.
    Pithecanthropus erectus atau (Sangiran - II ) merupakan temuan besarnya.

    Tulang Paha Kanan Atas Gajah Purba
    Tulang Paha Kanan Atas Gajah Purba

    Histori Fenomena Alam Sangiran di Masa Purba
    Histori Fenomena Alam Sangiran di Masa Purba

    Fosil Gajah
    Fosil Gajah

    Homo Habilis dan Australopitechus
    Homo Habilis dan Australopitechus

    Homo Habilis
    Homo Habilis
    Homo Habilis merupakan manusia yang pandai dalam menggunakan tangannya. Homo habilis diperkirakan merupakan turunan dari Homo yang pertama kali muncul di bumi. Struktur tengkoraknya masih mirip seperti kera akan tetapi diperkirakan sudah mampu menggunakan alat primitif yang terbuat dari batu. Perkiraan ini dikarenakan adanya temuan alat-alat dari batu di sekitar mereka.


    Homo Australopitechus
    Homo Australopitechus

    Kanan-Kiri (Home Rectus1-Home Erectus2-HomoSapien Tayusaniyusanus (manusia sempurna)
    Kanan-Kiri (Home Rectus1-Home Erectus2-HomoSapien Tayusaniyusanus (manusia sempurna)
    Replika Proses Penemuan Fosil
    Replika Proses Penemuan Fosil

    Blogger Yusa Berat Meninggalkan Eyang
    Add caption
    Repilika Manusia Tinggi Jaman Purba
    Repilika Manusia Tinggi Jaman Purba


    Pose di Depan Museum Purba Sangiran
    Pose di Depan Museum Purba Sangiran

    Setelah mengelilingi Kawasan Museum Sangiran, cukup kagum dengan struktur bangunan museum terlengkap di Asia bahkan dunia ini. Dibangun diatas tanah yang curam dan memberi aura “science” yang sangat menarik sekali untuk melakukan penelitian. Indonesia menjadi bagian besar bagi pusat ilmu pengetahuan dunia yang menyimpan kehidupan prasejarah kehidupan manusia.

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Museum Manusia Purba Sangiran Situs Tua Warisan Dunia Rating: 5 Reviewed By: myamazingadventure.com
    Scroll to Top